Home / SEO / cara tes kecepatan website

cara tes kecepatan website

Untuk apa melakukan test speed sebuah website kita, pertanyaan ini sering kali muncul. Kadang kala kita terlalu mencintai sebuah desain web dan sangat mencintai kontent tampa memperdulikan kecepatan loading sebuah web sama sekalicara tes kecepatan website. Jika seperti kejadian ini maka rubahlah cara berpikir kamu, SERP itu dipengaruhi oleh banyak faktor , salah satunya kecepatan loading web, semaking cepat loading maka semakin baik. Mari kita lakukan bagaimana cara tes kecepatan website.

 

Kenapa harus peduli Kecepatan Sebuah Website

Apakah ini suatu yang aneh, jika muncul pertanyaan seperti itu. Jawabnya tentu tidak. Web yang baik di mata mesin pencari salah satu faktornya memiliki kecepatan yang sangat baik secara keseluruhan ,lain halnya jika web kamu sudah dikenal luas dan tak membutuhkan mesin pencarian. a one-second delay can cost you 7% percent of sales begitu kata Strange Loop

gambaran speed test website

 

Websiste untuk menguji kecepatan situ kamu

Gtmetrix

Gtmetrix ini sangat sederhana tampilannya, tinggal ketik web kamu dan go ! jika kamu benar-benar pemain di IM usahakan nilainya A dan A

Speed test atjehid

Pingdom

Pingdom Website Speed Test namanya juga sangat sederhan tapi ia memberi kategori dengan persen.

Speed test atjehid dengan pingdom

Page Speed Insights

Page speed ini kepunyaan google, google akan mengkategorikan speed kedalam dua bagian (mobile dan desktop) disertakan juga saran-saran dari google

 

Google Analytics Plugin by Yoast

Kita harus memasang terlebih dahulu plugin ini wp kamu “Google Analytics by Yoast”

YSlow

Yslow ini kepunyaan yahoo, kamu dapat membaca ini untuk dapat meningkat performance web kamu

 

P3 (Performance Plugin Profiler)

Kalau kamu pengguna wordpress sejati tentu tak asing lagi dengan plugin yang satu ini P3 (Performance Plugin Profiler). Tinggal install saja di wp kamu.

 

Load Impact

Load impact ini memberika data sangat akurat seperti apa gitu, lihat saja deh akan kehebatan load impact ini.

Lakukan perubahan web dengan mengatur Gzip compression with mod_deflate module. jika kamu merubah sedikit di File .htaccess  kamu dengan menambahkan seperti dibawah ini :

 <IfModule mod_mime.c>
 AddType application/x-javascript .js
 AddType text/css .css
</IfModule>
<IfModule mod_deflate.c>
 AddOutputFilterByType DEFLATE text/css application/x-javascript text/x-component text/html text/richtext image/svg+xml text/plain text/xsd text/xsl text/xml image/x-icon application/javascript
 <IfModule mod_setenvif.c>
 BrowserMatch ^Mozilla/4 gzip-only-text/html
 BrowserMatch ^Mozilla/4.0[678] no-gzip
 BrowserMatch bMSIE !no-gzip !gzip-only-text/html
 </IfModule>
 <IfModule mod_headers.c>
 Header append Vary User-Agent env=!dont-vary
 </IfModule>
</IfModule>
 

dan ini :

SetOutputFilter DEFLATE
 <IfModule mod_setenvif.c>
 SetEnvIfNoCase Request_URI .(?:rar|zip)$ no-gzip dont-vary
 SetEnvIfNoCase Request_URI .(?:gif|jpg|png)$ no-gzip dont-vary
 SetEnvIfNoCase Request_URI .(?:avi|mov|mp4)$ no-gzip dont-vary
 SetEnvIfNoCase Request_URI .mp3$ no-gzip dont-vary
 </IfModule>
 

Jika punya komentar atau saran dan lainnya silahkan kamu tinggalkan komentar di blog atjeh.id ini 🙂 , semoga bermanfaat

 

 

 

About Muhammad Rizal

Seorang blogger yang menyukai Coding | Linux | Seo | Ngopi | Relawan Bencana Alam

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *